Selasa, 27 Desember 2011

JIKA AKU JATUH CINTA

Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.
Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan surga-Mu.
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.
Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu.
Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya.

Tunjukilah jalan-jalannya.
Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.

Semoga cinta kita bukan cinta yang didominasi nafsu belaka…

Rabu, 14 Desember 2011

TASBIH

== HIDUP itu seperti TASBIH. Berawal & berakhir dititik yang sama. Bukan tasbih jika satu butir. Bukan hidup jika hanya satu dimensi. Kehidupan akan sempurna jika telah melewati serangkaian butiran suka, duka, bahagia, derita, gagal, sukses, pasang, surut. Seperti Tasbih yang melingkar, hidup pun juga demikian. Kemanapun pergi dan berlari tetap dalam lingkaran takdir ALLAH. Dari-Nya hidup dimulai dan kepada-Nya hidup berakhir ==

Sabtu, 15 Oktober 2011

..Nasehat Imam Al-Ghozali..

..Nasehat Imam Al-Ghozali..

Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam AlGhozali bertanya, pertama,"Apa yang paling dekat dengan diri kita di duniaini?". Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman, dan kerabatnya. Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "Mati". Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati.
Lalu Imam Ghozali meneruskan pertanyaan yang kedua. "Apa yang paling jauhdari diri kita di dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab negara Cina, bulan, matahari, dan bintang-bintang. Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan adalah benar. Tapi yang palingbenar adalah "masa lalu". Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.
Lalu Imam Ghozali meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga. "Apa yang paling besar di dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab gunung,bumi, dan matahari. Semua jawaban itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "Nafsu" (Al A'Raf 179).Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.
Pertanyaan keempat adalah, "Apa yang paling berat di dunia ini?". Ada yang menjawab baja, besi, dan gajah. Semua jawaban sampean benar, kata imam AlGhozali, tapi yang paling berat adalah "memegang AMANAH" (Al Ahzab 72).Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketikaAllah SWT meminta mereka untuk menjadi kalifah (pemimpin) di dunia ini.Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT,sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak bisa memegangamanahnya.
Pertanyaan yang kelima adalah, "Apa yang paling ringan di dunia ini?". Adayang menjawab kapas, angin, debu, dan daun-daunan. Semua itu benar kataImam Ghozali, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah "meninggalkanSholat". Gara-gara pekerjaan kita tinggalkan sholat, gara-gara meetingkita tinggalkan sholat.
Lantas pertanyaan ke enam adalah, "Apakah yangpaling tajam di dunia ini?". Murid-muridnya menjawab dengan serentak,pedang... Benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling tajam adalah "lidahmanusia". Karena melalui lidah, manusia dengan gampangnya menyakiti hatidan melukaiperasaan saudaranya sendiri.

Kamis, 13 Oktober 2011

puisi bwt diri sendiri..bismillah,,:))

kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi,
janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak,
tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya...
begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu,
jika kau ingin mendapatkan cinta sejatimu kelak,
maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya" @alda..

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Lewat kata yang tak sempat disampaikan
Awan kepada air yang menjadikannya tiada
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
            Kayu kepada api yang menjadikannya abu

Rabu, 12 Oktober 2011

KISAH PENGORBANAN POHON APEL

KISAH PENGORBANAN POHON APEL
-
11
-
Al kisah, pada waktu yang lampau ada sebuah pohon.
-
-
31
-
21
Pohon itu sangat mencintai seorang kanak-kanak lelaki, dan begitu pula sebaliknya, anak laki-laki itu mencintai pohon itu. Hampir tiap hari, anak lelaki itu menghampiri pohon itu, memeluknya, dan bermain-main di sekitarnya.
-
-
41
Jika anak itu kelelahan, ia berteduh di bawah pohon yang rindang itu dan akhirnya tertidur lelap.
-
-
51
Ketika pohon itu berbuah apel, alangkah gembiranya anak itu.
-
-
61
-
71
-
81
Sang anak  memanjat pohon, memetik buahnya lalu memakan sepuas-puasnya, kemudian berayun-ayun di dahan pohon.
-
-
91
Waktu kemudian berlalu. Sang anak tumbuh menjadi lebih besar.
-
-
10
Suatu ketika anak itu menghampiri sang pohon, kemudian sang pohon berkata: ”Mari bermainlah denganku !”
-
- 111
“Aku bukan anak kecil lagi, aku tidak bermain dengan pohon, aku menginginkan barang-barang mainan, aku perlu uang untuk membelinya.
-
-
12
“Maaf, aku tak memiliki uang, namun  engkau bisa memetik seluruh buahku lalu kau jual, sehingga kau nanti mempunyai uang,” kata pohon apel. Anak laki-laki itu sangat gembira lalu memetik seluruh buah apel dan membawanya pergi dengan bahagia. Pohon apel ikut berbahagia.
-
-
13
Anak laki-laki itu tidak pernah lagi mampir ke pohon apel, semenjak ia memetik buahnya. Pohon apel merasa sedih.
-
-
14
Pada suatu hari, anak laki-laki itu yang telah menjadi  dewasa, kembali muncul menghampiri pohon apel. Pohon apel sangat bergembira dan berkata : “Mari bermainlah denganku !”
-
-
15
“Aku tak punya waktu untuk bermain ! Aku harus bekerja untuk menghidupi keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat berteduh, dapat engkau menolong kami ?” pinta  lelaki itu.
-
-
16
“Maaf, aku tak punya rumah satupun. Tetapi  engkau bisa menebang batang pohonku untuk membangun rumah,” saran pohon apel.
-
-
17
Kemudian laki-laki itu menebang seluruh dahan pohon apel dan mambawanya pergi dengan sukacita.
-
-
18
Pohon apel merasa bahagia melihat laki-laki itu, namun laki-laki itu tak pernah mengunjunginya lagi sejak itu.
-
-
19
Pada suatu musim yang amat panas, laki-laki itu kembali lagi. Pohon apel sangat gembira atas kedatangannya dan berkata :”Mari bermainlah bersamaku!”
-
-
20
“Aku telah beranjak tua.  Aku ingin berlayar untuk  bersantai. Dapatkah engkau memberiku perahu ?” kata laki-laki itu.
-
-
211
“Pakailah batang pohonku untuk membuat perahu. Engkau bisa berlayar jauh dan engkau akan berbahagia nantinya,” kata pohon apel.
-
-
22
Kemudian laki-laki itu memotong batang pohon apel untuk membuat perahu. Ia berlayar dengan perahu hasil batang pohon apel itu dan untuk waktu yang lama, ia tak nampak muncul lagi.
-
-
23
Pohon apel ikut merasa bahagia.
-
-
24
Akhirnya laki-laki itu kembali lagi setelah bertahun-tahun lamanya. “Maaf anakku, aku tak memiliki apa-apa lagi untuk bisa  kuberikan kepadamu. Tak ada buah apel lagi  untukmu….. ,” kata pohon apel. “Tidak masalah, aku sudah tak mempunyai gigi untuk menggigit….,” jawab lelaki itu yang telah menjadi tua.
-
-
25
“Engkau sudah tak memiliki batang untuk bisa dipanjat. Akupun telah terlalu tua untuk bisa memanjat,” kata laki-laki tua itu.
-
-
26
“Aku sungguh tak memiliki apapun untuk dapat kuberikan padamu….. sesuatu yang masih tersisa kini hanyalah batang akarku yang telah mati ini….,” kata pohon apel itu seraya menangis.
-
“Aku kini tak banyak kebutuhan, yang kuperlukan sekarang adalah tempat untuk beristirahat. Aku merasa lelah setelah menjalani hidup bertahun-tahun…” jawab lelaki tua itu.
-
-
27
“Baiklah. Akarku yang sudah  mati ini adalah tempat yang nyaman untuk beristirahat. Mari duduklah bersamaku dan beristirahatlah,” kata pohon apel.
-
-
28
Anak lelaki yang kini sudah menjadi tua bangka itu kemudian duduk di atas akar pohon apel yang telah mati. Pohon apel merasa bahagia, tersenyum sambil menitikkan air mata …….
-
-
Setiap orang memilikipohon apeldi dalam kehidupannya. Dan pohon apel itu adalah : ORANG TUA kita !! Orang tua yang rela berkorban demi kebahagiaan anaknya …….
-

Minggu, 02 Oktober 2011

doaku

Tuhanku Yang Maha Penyayang,

Engkau memerintahkan
agar aku memuliakan orang tua
dan keluargaku, agar aku memungkinkan
pencapaian impian hati mereka.

Dan Engkau mengetahui kerinduan hatiku
untuk mampu melakukan yang Kau perintahkan itu.

Tak mungkin kusembunyikan dari pengetahuan-Mu,
bahwa aku telah sangat letih berdoa
di dalam hati yang bertanya-tanya
apakah aku juga berhak untuk berbahagia.

Tuhanku Yang Maha Sejahtera dan Maha Pemurah,

aku mohon Engkau membuka tabir
yang selama ini menutupi rezekiku.

Gembirakanlah hatiku yang letih ini.

Mampukanlah aku membahagiakan keluargaku.

Aamiin

Hmm … malam Minggu,

Hmm … malam Minggu,
malam sejuta cinta,
yang semakin menyadarkanmu
mengenai rahmat Tuhan
yang menjadi kerinduan hatimu …
...
Engkau yang merindukan belahan jiwa,

Resapkanlah ini dalam hatimu, bahwa

Tuhan menyandingkan jiwa-jiwa di dunia
dalam tingkat kebaikan yang setara,
dan dalam jenjang yang naik.

Bukan kekayaan harta yang meninggikan,
tapi ketaatan kepada yang ditetapkan-Nya.

Bukan kemiskinan yang merendahkan,
tapi hati yang menistai kebaikannya sendiri.

Maka bisikkanlah,

Wahai Yang Maha Cinta,
sandingkanlah aku dengan jiwa pilihan-Mu,
yang karena kebaikanku - baikkanlah ia,
tapi jika ia lebih baik - baikkanlah aku.

Wahai Yang Maha Lembut,
manjakanlah hatiku yang sendiri ini,
bahagiakanlah aku dalam pernikahan
yang penuh cinta, yang mesra, yang setia,
dengan anak-anak yang sehat, lucu,
cerdas, dan berbudi luhur.

Aamiin *Mario Teguh*

Sabtu, 01 Oktober 2011

PERSEMBAHAN LAGU UNTUK SANG BELAHAN JIWA

 *Maher Zain* Sepanjang Hidup

Aku bersyukur kau di sini, kasih
Di kalbuku, mengiringi
Dan padamu
Ingin kusampaikan
Kau cahaya hati
Dulu kupalingkan diri dari cinta
Hingga kau hadir ubah segalanya
Oooo
Inilah janjiku kepadamu

Sepanjang hidup
Bersamamu
Kesetiaanku tulus untukmu
Hingga akhir waktu
Kaulah cintaku, cintaku
Sepanjang hidup
Seiring waktu
Aku bersyukur atas hadirmu
Kini dan s’lamanya
Aku milikmu
Yakini hatiku
Kau anugerah sang Maha Rahim
Semoga Allah berkahi kita
Kekasih, penguat jiwa
Kuberdoa, kau dan aku di Jannah
Kutemukan kekuatanku di sisimu
Kau hadir sempurnakan s’luruh hidupku
Oooo
Inilah janjiku kepadamu

Yakini hatiku
Bersamamu, kusadari inilah cinta
Tiada ragu,
Dengarkanlah kidung cintaku yang abadi

Jumat, 30 September 2011

Puisi Persembahan ku

Puisi PersembahaKu


Tangisan malam dalam doa yang terpanjatkan
mengaduh keluh kesah yang menyakitkan
tersibak cerca ucap kala hati yang bersedih
pembaringan sujud sajadah do’aku
bertabur pengharapan agar semua terkabul
seka air mata teruai henti kan bias keindahan
wahai enkau ya tuhanku panjatkan do’a teruntuk dirimu
persembahan seorang menusia kerdil yang hina
wahai ya Tuhanku
tumpuan setiap insan dalam mengaduh hidup
wahai ya Tuhankku
terimalah persembahan do’a dari yang hina ini

PUISI KESEPIAN

Gambar Kesepian
 Kesepian

Sepi mu bukanlah sepiku…
sepimu karena kemerana sesuatu yg hilang
sepi ini bukan sesal akan sebuah keputusan
keputusan adalah suatu ketegasan
suara hati yang mendalam
relung-relung kebulatan tekad suatu penyelesaian
tak ada sesal tak ada kehampaan
inilah jalan sepiku
ku tak pernah sesali akan keadaanku
keadaan akan hidup ku
keadaan akan idiriku
keadaan akan kehidupanku
kiniku sendiri tak ada sepi
tak ada kebodohan dalam lubuk
hanya sebuah
kata tanggung jawab yg kian mendera keringat dingin bila terlintas.
dalam kelam kesunyian
matahari bersinar terang
relung bintang menagis malam
dekat sudut-sudut gelap dunia
menahan hampa dalam kesendirian
sepi menghanyut mimpi
dan tujuan tak lagi impian
dari garis tangan yang berbeda
dengan kegelisahan dalam air mata
satu keputusan bodoh mengenang
dari mimpi buruk yang mencekam
sesali yang terjadi tiada arti
…YANG ADA HANYA KESEPIAN YANG ABADI …

“puisi ketika jatuh cinta”


Saat asa tak lagi mampu menjawab
kini hati tak lagi mengucap
Sepi yang erat mendekap
dan hanya kosong yang kutatap

Saat rasa menjadi beku
hatipun merasa pilu
Hasrat yang terbelenggu
kuingin semua berlalu

Aku tak mampu . . .
Aku tak sanggup . . .
Dan aku tak ingin kau jauh . . .

Dengarlah sayang,
suara hatiku memanggilmu..

Rasakanlah sayang,
disini aku mendambamu..

Jangan biarkan aku sendiri dan kesepian,
Ku ingin Kau mngerti perasaan ini,

Karena,,,
Ku yakin kaulah bagian dari hidupku…

Puisi Untuk Sahabat Sejati

Puisi Untuk Sahabat Sejati
Puisi Untuk Sahabat Sejati

Sahabat itu kawan
Sahabat itu sobat
Tiada ternilai harganya
Tidak bisa dibeli
Dengan uang, materi duniawi sekalipun
Hanya bisa dengan cinta kasih yang tulus
Kesetiaan, jujur, itu baru teman sejati
Teman sejati bukanlah musuh
Tetapi sahabat yang mau mengerti
Apa adanya, suka duka dialami bersama
Semangat dan dukungan benar
Jadi senjata untuk teman sejati
Harta yang tidak ternilai itu sahabat
Mau berteman di kala duka yang mencekam
Bukan di kala senang dan bahagia saja
Umur tidak jadi masalah
Siapa saja bisa jadi sahabat
Tidak terkecuali Tuhan, dan keluarga
Sahabat kita yang paling sejati
Hanyalah Tuhan Yang Maha Esa

Puisi Ketika Hati Menangis

Puisi Ketika Hati Menangis


Puisi Ketika Hati Menangis
Tuhanku….
ketika hati menangis, hanya kau saja yg tahu
Tuhanku….
Ketika mereka meninggalkan aku sendiri
Ketika dunia tiada simpati, Kau tetap mendengar rintihanku
PadaMu tempatku menagih kasih
Ketenangan kurasa mendekatiMu
Syahdu malam tak terasa sunyi
Tuhanku….
Ketika aku dalam kepayahan, dalam kesendirian dihimpit cobaan
Kau beri aku kesabaran, pengalaman mengajar arti kematangan
Lantas Kau membuka pintu hatiku, untuk memberi kemaafan
Pada mereka yang pernah melupakanku
Tuhanku….
Ketika aku buntu
Kau berikan aku kekuatan, kau tunjukkan aku jalan
Kau tak biarkan aku sendirian
Tuhanku….
Yang Maha Pengasih, Rahmatmu tak terkira
Syukurku melangit pun tak tercapai
Sungguh aku merasa berdosa karena dulu sering lalai
Semoga penyesalanku Kau terima
THANK YOU ALLAH FOR THE BLESSINGS YOU HAVE GIVEN

For The Rest Of My Life "Maher Zain"

I praise Allah for sending me you my love
You found me home and sail with me
And I`m here with you
Now let me let you know
You`ve opened my heart
I was always thinking that love was wrong
But everything was changed when you came along

And theres a couple words I want to say

For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you.loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I…I`ll be there for you

I know that deep in my heart
I feel so blessed when I think of you
And I ask Allah to bless all we do
You`re my wife and my friend and my strength
And I pray we`re together eternally
Now I find myself so strong
Everything changed when you came along

And theres a couple word I want to say

I know that deep in my heart now that you`re here
Infront of me I strongly feel love
And I have no doubt
And I`m singing loud that I`ll love you eternally

I know that deep in my heart..

Kamis, 28 Juli 2011

Puisi cinta untuk kekasih hati


Wahai malam..

Jangan kau redupkan sinar dihatinya..

untuk selalu menjadi cahaya cinta di hatiku..

Ungkap segala  gudah dan asa dalam jiwa..

Mekarkan bunga-bunga kerinduan dalam asmara..



Wahai sepi..

Jangan kau sembunyikan cintanya dari ku..

karena yang kuharap besar sayangnya kepadaku..

Bangunkan rindu yang resah dalam kalbu..

usik lamunan di gelap asa yang tak mengaku..



Wahai dingin…

Jangan kau bekukan kerinduan diantara kami.

karena dia selalu hadir dalam mimpi-mimpi..

Getarkan dawai-dawai cinta dalam hati..

nyanyikan desir angin di tiap sudut sepi..



Wahai kekasih…

Berikan aku setangkai kelembutan jiwa untuk mampu ungkap tirai-tirai asa tersisa..

Sampaikan ungkap jiwa dalam relung-relung rindu kepadamu..

Wahai kekasih aku merindukanmu..

I love you…

Selasa, 26 Juli 2011

love

"I want to love you with a simple ... like a word that had not spoken to the fire that makes wood ashes ... I want to love you with a simple ... like a gesture that did not get sent to the rain clouds that made no ..." (Kahlil Gibran)

Selasa, 07 Juni 2011

SURAT CINTA UNTUK CALON SUAMIKU....

ku tulis surat ini untuk calon Husbandku dan ku simpan di atas awan..:)

inilah suratku untukmu belahan jiwaku....


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…

Dear calon suamiku…
Apa kabarnya imanmu hari ini? Sudahkah harimu ini diawali dengan syukur karena dapat menatap kembali fananya hidup ini? Sudahkah air wudhu menyegarkan kembali ingatanmu atas amanah yang saat ini tengah kau genggam?


Wahai Calon Suamiku…

Tahukah engkau betapa Allah sangat mencintaiku dengan dahsyatnya? Disini aku ditempa untuk menjadi dewasa, agar aku lebih bijak menyikapi sebuah kehidupan dan siap mendampingimu kelak.
Meskipun kadang keluh dan putus asa menyergapi, namun kini kurasakan diri ini lebih baik.
Kadang aku bertanya-tanya, kenapa Allah selalu mengujiku tepat dihatiku. Bagian terapuh diriku, namun aku tahu jawabannya. Allah tahu dimana tempat yang paling tepat agar aku senantiasa kembali mengingat-Nya kembali mencintai-Nya. Ujian demi ujian Insya Allah membuatku menjadi lebih tangguh, sehingga saat kelak kita bertemu, kau bangga telah memiliki aku dihatimu, menemani harimu.


Calon suamiku…

Entah dimana dirimu sekarang. Tapi aku yakin Allah pun mencintaimu sebagaimana Dia mencintaiku. Aku yakin Dia kini tengah melatihmu menjadi mujahid yang tangguh, hingga akupun bangga memilikimu kelak.
Apa yang kuharapkan darimu adalah kesalihan. Semoga sama halnya dengan dirimu. Karena apabila kecantikan yang kau harapkan dariku, hanya kesia-siaan yang dapati.
Aku masih haus akan ilmu. Namun berbekal ilmu yang ada saat ini, aku berharap dapat menjadi isteri yang mendapat keridhaan Allah dan dirimu, suamiku.


Wahai calon suamiku…

Saat aku masih menjadi asuhan ayah dan bundaku, tak lain doaku agar menjadi anak yang solehah, agar kelak dapat menjadi tabungan keduanya di akhirat. Namun nanti, setelah menjadi isterimu, aku berharap menjadi pendamping yang solehah agar kelak disyurga cukup aku yang menjadi bidadarimu, mendampingi dirimu yang soleh.
Aku ini pencemburu berat. Tapi kalau Allah dan Rasulullah lebih kau cintai daripada aku, aku rela. Aku harap begitu pula dirimu.


Pernah suatu ketika aku membaca sebuah kisah; “Aku minta pada Allah setangkai bunga segar, Dia memberiku kaktus berduri. Aku minta kepada Allah hewan mungil nan cantik, Dia beri aku ulat berbulu. Aku sempat kecewa dan protes. Betapa tidak adilnya ini.

Namun kemudian kaktus itu berbunga, sangat indah sekali. Dan ulatpun tumbuh dan beruba menjadi kupu-kupu yang teramat cantik. Itulah jalan Allah, indah pada waktunya. Allah tidak memberi apa yang kita inginkan, tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan.”
Aku yakin kaulah yang kubutuhkan, meski bukan seperti yang aku harapkan.


Calon suamiku yang di rahmati Allah…

Apabila hanya sebuah gubuk menjadi perahu pernikahan kita, takkan kunamai dengan gubuk derita. Karena itulah markas dakwah kita, dan akan menjadi indah ketika kita hiasi dengan cinta dan kasih.
Ketika kelak telah lahir generasi penerus dakwah islam dari pernikahan kita, Bantu aku untuk bersama mendidiknya dengan harta yang halal, dengan ilmu yang bermanfaat, terutama dengan menanamkan pada diri mereka ketaatan kepada Allah SWT.


Bunga akan indah pada waktunya. Yaitu ketika bermekaran menghiasi taman. Maka kini tengah kupersiapkan diri ini sebaik-baiknya, bersiap menyambut kehadiranmu dalam kehidupanku.

Kini aku sedang belajar menjadi yang terbaik. Meski bukan umat yang terbaik, tapi setidaknya menjadi yang terbaik disisimu kelak.


Calon suamiku…

Inilah sekilas harapan yang kuukirkan dalam rangkaian kata. Seperti kata orang, tidak semua yang dirasakan dapat diungkapkan dengan kata-kata. Itulah yang kini kuhadapi. Kelak saat kita tengah bersama, maka disitulah kau akan memahami diriku, sama halnya dengan diriku yang akan belajar memahamimu.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…


hidup ini indah bila engkau selalu hadir di sisiku setiap waktu, hingga aku hembuskan nafas yg terakhir

KETIKA ALLAH MEMILIHMU UNTUKKU

Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku..
Ingin ku beri tahu padamu..
Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia..
Orang tua yg begitu sempurna..
Dengan cinta yg begitu membuncah..
Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga..
Maka, padamu ku katakan..
Saat Allah memilihmu dalam hidupku, Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah..

Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan..
Maka, ketika Dia memilihmu untukku, Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu.
Dan aku tahu, Kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna..
Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu..
Karena kelak kita akan satu..
Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku,
Kau dan aku akan menjadi 'kita'..
Padamu yg Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah,
Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabbnya..
Maka ketika Dia memilihmu untukku, Maka saat itu, Allah mengetahui bahwa kaupun telah menempa dirimu dgn ilmuNya..
Maka gandeng tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita..
Itulah visi pernikahan kita.. Ibadah pada-Nya ta'ala..
Padamu yg Allah tetapkan sebagai nahkodaku..
Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok..
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah..
Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah,
Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kelembutan..
Namun jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah..
Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah..
Namun tatap mataku, tersenyumlah..
Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu..
Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah..
Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu..
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..

Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku..
Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan..
Maka dimataku kau adalah yang terindah, Kata2mu adalah titah untukku, Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu..
Maka kalau kau berkenan ku meminta..
Jadilah hunian yg indah, yang kokoh…
Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..
Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku…
Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita..
Maka didiklah mereka menjadi generasi yg dirindukan syurga..
Yang di pundaknya akan diisi dgn amanah-amanah dakwah, Yang ruh dan jiwanya selalu merindukan jihad..
Yang darahnya mengalir darah syuhada..
Dan ku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka..
Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka..
Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..
Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…
Ku memohon padamu..
Ridholah padaku, Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi..
Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya..
Karena bagiku kau adalah kunci Surgaku..


Sabtu, 04 Juni 2011

CINTA....

Mencintai dan memiliki itu sulit.......
Mencintai tak memiliki itu sakit........
Memiliki tapi tak dicintai itu akan lebih sakit ......
Di dunia ini yang terindah adalah mencintai tapi yang indah dari yang
terindah di cintai orng yang kita cintai............

YA ALLAH YA ROBB...

Ya Allah…
Dimanakah ku harus berlabuh…
Saat semua dermaga menutup pintu,
Dan berkata “ ini bukan untukmu…”
“Segara menjauh karna disini bukan tempatmu….!!!”

Ya Allah…
Katakan padaku, dermaga untukku berlabuh…???
Agar ku segera menghela nafas kehidupan yang baru.
Sampai kapan ku harus arungi waktu,..
Ku lelah Menunggu suatu yang tak pasti walau hanya Satu,..

Ya Allah …
Beri aku penerang jalan-Mu
Agar tak tersesat saat ku melaju,..
Kuatkan awak kapalku,
Saat badai menghalangi jalanku

Ya Allah …
Tetaplah disisiku,
Jangan Engkau menjauh dariku…
Karna ku mati tanpa hadir-Mu....

Senin, 25 April 2011

MY HEART

I can only tell you
That my heart is whole
Because of you
That my life is full an good
Because you are by my side…
Oh my soulmate, where are you..